Tampilkan postingan dengan label Makalah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makalah. Tampilkan semua postingan

MAKALAH BANJIR DAN TANAH LONGSOR

Posted by Unknown Selasa, 30 April 2013 0 komentar
Banjir, tanah longsor, bencana, di indonesia

1. BENCANA BANJIR

Bencana banjir sering terjadi pada musim hujan. Terjadinya banjir karena curah hujan yang tinggi. Sementara sumber daya alam seperti hutan yang telah rusak dan prasarana untuk mengalirkan air tersumbat .
Sama halnya dengan gempa, banjir ada yang berskala kecil dan ada juga yang berskala besar.
Daerah yang terkena banjir, biasanya akan mengakibatkan kegiatan masyarakat akan lumpuh, terlebih lagi jika itu besar dan memakan waktu berhari-hari. Dampak dari daerah yang terkena banjir pada umumnya akan terlihat kumuh atau kotor, banyak bibit penyakit yang timbul, khususnya penyakit kulit, dan bekas genangan air akan tetap terlihat hingga air benar-benar surut. Selain itu masyarakat yang berada ditempat terkena banjir bisa tinggal diatas pohon, atap rumah, atau mencari tempat pengungsian lain.

A. PENGERTIAN BANJIR

Banjir yaitu peristiwa tergenang serta terbenamnya daratan ( yang umumnya kering ) dikarenakan volume air yang meningkat. banjir bisa berlangsung dikarenakan peluapan air yang terlalu berlebih di satu area akibat hujan besar, peluapan air sungai, atau pecahnya bendungan sungai.

B. MACAM-MACAM BANJIR

1. BANJIR BANDANG
Banjir Bandangyaitu banjir di tempat di permukaan rendah yang berlangsung akibat hujan yang turun terus-menerus serta muncul dengan tiba-tiba. banjir bandang berlangsung saat penjenuhan air terhadap tanah di lokasi tersebut berjalan dengan amat cepat sampai tidak bisa diserap lagi. air yang tergenang lantas berkumpul di daerah-daerah dengan permukaan rendah serta mengalir dengan cepat ke tempat yang lebih rendah. mengakibatkan, semua jenis benda yang dilaluinya dikelilingi air dengan tiba-tiba. banjir bandang bisa menyebabkan kerugian yang amat besar.

2. BANJIR ROB 
Banjir Robatau banjir air laut yaitu banjir yang disebabkan oleh air laut yang pasang yang menggenangi daratan, adalah persoalan yang berlangsung di tempat yang lebih rendah dari muka air laut. di semarang persoalan rob ini sudah berlangsung cukup lama serta makin parah dikarenakan berlangsung penurunan muka tanah sedangkan muka air laut meninggi sebagai akibat pemanasan suhu bumi. 
Banjir merupakan bencana Alam, tetapi, bencana ini seringkali disebabkan oleh ulah manusia. Banyak faktor penyebab terjadinya banjir, diantaranya adalah dibawah ini

C. FAKTOR TERJADINYA BANJIR

  • Curah hujan yang tinggi,sehingga sungai tidak dapat menampung air hujan yang berlebihan
  • Pohon di hutan ditebangi secara sembarangan,sehingga tidak ada akar tanaman yang menahan dan menyerap arus air
  • Membuang sampah sembarangan di sungai,sehingga menyebabkan penyumbatan saluran air
  • Pendirian bangunan liar di sekitar sungai,sehingga mengakibatkan penyempitan dan pendangkalan permukaan sungai

 D. LANGKAH-LANGKAH MENGHADAPI BENCANA BANJIR


Pencegahan sebelum terjadi banjir:

  • Kerja bakti membersihkan saluran air
  • Melakukan kegiatan 3M (Menguras, menutup, menimbun) benda-benda yang dapat menjadi sarang nyamuk.
  • membuang sampah pada tempatnya.
  • Menyediakan bak penyimpanan air bersih
Pencegahan saat sudah terjadi banjir:
    • Evakuasi keluarga ke tempat yang lebih tinggi
    • Matikan peralatan listrik/ sumber listrik
    • Amankan barang-barang berharga dan dokumen penting ke tempat yang aman.
    • Ikut mendirikan tenda pengungsian, pembuatan dapur umum
    • Terlibat dalam pendistribusian bantuan.
    • Mengusulkan untuk mendirikan pos kesehatan.
    • Menggunakan air bersih dengan efisien.
    Pencegahan sesudah terjadi banjir:
    • Membersihkan tempat tinggal dan lingkungan rumah.
    • Melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN)
    • Terlibat dalam kaporitisasi sumur.
    • Terlibat dalam perbaikan jamban dan saluran pembuangan air limbah (SPAL)

    E. DAMPAK ADANYA BANJIR

    Dampak adanya banjir yaitu sebagai berikut:
    • Mendatangkan kerugian yang berupa harta, benda, bahkan korban jiwa
    • Merusak sarana dan prasarana umum, misalnya jalan raya yang rusak, jembatan hancur, dan lain sebagainya
    • Jika menerjang areal pertanian akan menyebabkan gagal panen
    • Masyarakat akan kesulitan mendapatkan air bersih
    • Daerah pemukiman penduduk yang terkena banjir akan menjadi mudah
    • Sebagai media penyakit perut dan penyakit kulit.

    F. BANJIR YANG PALING SERING TERJADI DI INDONESIA 

    Banjir seolah sudah  menjadi ritual tahunan di Indonesia. hampir setiap tempat rawan banjir mengalami bencana yang sama setiap tahun atau musim penghujan. Bahkan di Ibu Kota pun Banjir masih jadi berita tahunan di layar kaca. Di Indonesia, banjir adalah sebuah bencana alam yang mudah terjadi. Hal ini karena letak Indonesia pada daerah tropis yang memungkinkan curah hujan yang tinggi setiap tahunnya. Banjir di Indonesia terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu :

    1. Banjir Bandang adalah banjir besar yang terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung hanya sesaat yang yang umumnya dihasilkan dari curah hujan berintensitas tinggi dengan durasi (jangka waktu) pendek yang menyebabkan debit sungai naik secara cepat. Banjir jenis ini biasa terjadi di daerah dengan sungai yang alirannya terhambat oleh sampah.

    2. Banjir Hujan Ekstrim . Banjir ini biasanya terjadi hanya dalam waktu 6 jam sesudah hujan lebat mulai turun. Biasanya banjir ini ditandai dengan banyaknya awan yang menggumpal di angkasa serta kilat atau petir yang keras dan disertai dengan badai tropis atau cuaca dingin. Umumnya banjir ini akibat meluapnya air hujan yang sangat deras, khususnya bila tanah bantaran sungai rapuh dan tak mampu menahan cukup banyak air.

    3. Banjir Luapan Sungai / Banjir Kiriman. Jenis banjir ini biasanya berlangsung dalam waktu lama dan sama sekali tidak ada tanda-tanda gangguan cuaca pada waktu banjir melanda dataran – sebab peristiwa alam yang memicunya telah terjadi berminggu-minggu sebelumnya. Jenis banjir ini terjadi setelah proses yang cukup lama. Datangnya banjir dapat mendadak. Banjir luapan sungai ini kebanyakan bersifat musiman atau tahunan dan bisa berlangsung selama berhari- hari atau berminggu-minggu tanpa berhenti. Banjir ini biasanya terjadi pada daerah-daerah lembah.

    4. Banjir Pantai (ROB). Banjir yang disebabkan angin puyuh laut atau taifun dan gelombang pasang air laut. Banjir ini terjadi karena air dari laut meresap ke daratan di dekat pantai dan mengalir ke daerah pemukiman atau karena pasang surut air laut. Banjir ini biasanya terjadi di daerah pemukiman yang dekat dengan pantai. Contoh daerah yang biasanya terkena ROB adalah Semarang.

    5. Banjir Hulu. Banjir yang terjadi di wilayah sempit, kecepatan air tinggi, dan berlangsung cepat dan jumlah air sedikit. Banjir ini biasanya terjadi di pemukiman dekat hulu sungai. Terjadinya banjir ini biasanya karena tingginya debit air yang mengalir, sehingga alirannya sangat deras dan bisa berdampak destruktif.


    2. BENCANA TANAH LONGSOR


    A. PENGERTIAN TANAH LONGSOR

    Tanah longsor adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan, bahan rombakan,tanah, atau material campuran tersebut, bergerak ke bawah atau keluar lereng. Proses terjadinyatanah longsor dapat diterangkan sebagai berikut: air yang meresap ke dalam tanah akanmenambah bobot tanah. Jika air tersebut menembus sampai tanah kedap air yang berperansebagai bidang gelincir, maka tanah menjadi licin dan tanah pelapukan di atasnya akan bergerakmengikuti lereng dan keluar lereng.

    B. JENIS-JENIS BENCANA TANAH LONGSOR

    Bencana tanah longsor ada 6 jenis, yaitu: longsoran translasi, longsoran rotasi, pergerakan blok,runtuhan batu, rayapan tanah, dan aliran bahan rombakan. Jenis longsoran translasi dan rotasipaling banyak terjadi di Indonesia. Sedangkan longsoran yang paling banyak memakan korban jiwa manusia adalah aliran bahan rombakan.

    1. Longsoran Translasi Longsoran translasi adalah ber-geraknya massa tanah dan batuan pada bidang gelincir berbentuk rata ataumenggelombang landai.

    2. Longsoran Rotasi Longsoran rotasi adalah bergerak-nya massa tanah dan batuan pada bidang gelincir berbentuk cekung.

    3. Pergerakan Blok Pergerakan blok adalah perpindahan batuan yang bergerakpada bidang gelincir berbentuk rata. Longsoran ini disebutjuga longsoran translasi blok batu.

    4. Runtuhan Batu Runtuhan batu terjadi ketika sejum-lah besar batuan atau material lain bergerak ke bawah dengan cara jatuh bebas.Umumnya terjadi pada lereng yang terjal hingga meng-gantung terutama di daerah pantai. Batu-batu besar yang jatuh dapat menyebabkan kerusakan yang parah.

    5. Rayapan Tanah Rayapan Tanah adalah jenis tanah longsor yang bergeraklambat. Jenis tanahnya berupa butiran kasar dan halus. Jenistanah longsor ini hampir tidak dapat dikenali. Setelah waktuyang cukup lama longsor jenis rayapan ini bisa menyebabkan tiang-tiang telepon, pohon, atau rumah miring ke bawah.

    6. Aliran Bahan Rombakan Jenis tanah longsor ini terjadi ketika massa tanah bergerakdidorong oleh air. Kecepatan aliran tergantung padakemiringan lereng, volume dan tekanan air, dan jenis materialnya. Gerakannya terjadi di sepanjang lembah danmampu mencapai ratusan meter jauhnya. Di beberapa tempatbisa sampai ribuan meter seperti di daerah aliran sungai disekitar gunungapi. Aliran tanah ini dapat menelan korban cukup banyak.

    C. GEJALA UMUM TERJADINYA TANAH LONGSOR

    • Munculnya retakan-retakan di lereng yang sejajar dengan tebing
    • Biasanya terjadi sebelum hujan yang sangat deras
    • Munculnya mata air secara tiba-tiba
    • Tebing rapuh dan berkerikil mulai berjatuhan

    Baca Selengkapnya ....

    PENGERTIAN GLOBALISASI DI BIDANG HANKAM

    Posted by Unknown Jumat, 15 Maret 2013 0 komentar
    Pengaruh globalisasi di bidang Hankam sangat nampak terutama pada industri-industri pertahanan sebagai tatanan segenap potensi industri nasional baik milik pemerintah/swasta, yang mampu secara sendiri atau kelompok, untuk sebagian atau seluruhnya menghasilkan alat peralatan Hankam serta jasa pemeliharaan guna kebutuhan pertahanan keamanan negara.

    Negara-negara industri persenjataan seperti Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Rusia, Cina dan sebagainya, telah berupaya selalu memperbaharui jenis, bentuk dan kemampuannya untuk kepentingan pertahanan negara. Tidak sedikit negara-negara lain seperti Iran, Israel, India, Pakistan, Korea Utara dan sebagainya juga telah berupaya untuk membuat persenjataan-persenjataan yang semakin disempurnakan, bahkan belakangan muncul isu-isu senjata nuklir yang masih menjadi polemik.

    Bidang-bidang industri pertahanan dan keamanan khususnya negara Indonesia, telah berupaya melakukan kerja sama dengan negara-negara lain baik untuk kepentingan TNI Darat, Laut, Udara maupun Kepolisian Negara sebagai berikut :


    1.Sistem senjata meliputi platform (udara, laut dan darat), senjata dan bahan peledak danpropellant.
    2.Sistem Komando, Kendali, Komunikasi dan Informasi (K3I).
    3.Untuk Platform Udara, dalam melakukan pengalihan teknologi atas dasar lisensi, PT. IPTN telah memproduksi platform pesawat bersayap tetap NC212 di bawah lisensi dari Constructiones Aeronauticas SA (CASA), Spanyol; platform Helikopter tipe NBO-105 di bawah lisensiMeserschmitt-Bolkow-Blohm (MBB), Jerman Barat; Helikopter Puma NSA-330 dan Super Puma NAS-330 di bawah lisensi Aerospatiale, Perancis; helikopter NBell-412 lisensi dari Bell Textorn Inc, USA; dan Helikopter NBK 117 lisensi dari MBB-Kawasaki.
    4.Bentuk kerjasama lain dalam bidang Hankam adalah offset dengan General Dynamics USA sehubungan dengan pengadaan pesawat jet tempur F16. Demikian juga program offset denganBritish Aerospace Co dalam pengadaan rapier serta kerjasama dengan Boeing dan Fokker dalam menyediakan bagian pesawat untuk produksi Boeing dan Fokker yang dikaitkan dengan pembelian pesawat-pesawat oleh Garuda dan Merpati.

    Dampak Positif Globalisasi di Bidang Pertahanan dan Keamanan

    a.Semakin menguatnya supremasi hukum, demokratisasi, dan tuntutan terhadap dilaksanakannya hak-hak asasi manusia.
    b.Menguatnya regulasi hukum dan pembuatan peraturan perundang-undangan yang memihak dan bermanfaat untuk kepentingan rakyat banyak.
    c.Semakin menguatnya tuntutan terhadap tugas-tugas penegak hukum yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
    d.Menguatnya supremasi sipil dengan mendudukkan tentara dan polisi sebatas penjaga keamanan, kedaulatan, dan ketertiban negara yang profesional.

    Dampak Negatif Globalisasi di Bidang Pertahanan dan Keamanan

    a.Peran masyarakat dalam menjaga keamanan, kedaulatan, dan ketertiban negara semakin berkurang karena hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab pihak tentara dan polisi.
    b.Perubahan dunia yang cepat, mampu mempengaruhi pola pikir masyarakat secara global. Masyarakat sering kali mengajukan tuntutan kepada pemerintah dan jika tidak dipenuhi, masyarakat cenderung bertindak anarkis sehingga dapat mengganggu stabilitas nasional, ketahanan nasional bahkan persatuan dan kesatuan bangsa.


    Kesimpulan

    Dapat disimpulkan globalisasi itu pertama menunjukkan adanya suatu proses terbentuk atau dibentuknya suatu tatanan, aturan atau sistem tertentu dan berlaku bagi bangsa-bangsa di seluruh dunia. Sehingga tidak dikenal mengenai batas-batas wiayah, aturan lokal atau regional maupun kebijakan dari suatu Negara atau pemerintah yang dapat mengurangi ruang gerak masuknya nilai, ide, pikiran atau gagasan yang dianggap sudah keinginan masyarakat dunia. Globaisasi ini berlaku di semua bidang atau aspek politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamana dan sebagainya.
    Globalisasi khususnya di bidang pertahanan dan keamanan banyak menguntungkan bagi negara kita, namun perlu pula disadari bahwa globalisasi tersebut bukan hanya berdampak positif namun juga berdampak negatif. Oleh karena itu, perlu adanya sikap selektif dalam menyikapi globalisasi yang terjadi di segala bidang tersebut.


    Pendapat Para Ahli Tentang Globalisasi Hankam
    Demikian pula pendapat beragam yang dikemukakan para ahli berkaitan dengan konsep Globalisasi, diantaranya adalah sebagai berikut:


    a. Malcolm Waters
    Globalisasi adalah sebuah proses sosial yang berakibat bahwa pembatasan geografis pada keadaan sosial-budaya menjadi kurang penting, yang terjelma di dalam kesadaran orang.


    b. Emmanuel Ritcher
    Globalisasi adalah jaringan kerja global yang secara bersamaan menyatukan masyarakat yang sebelumnya terpencar-pencar dan terisolasi ke dalam saling ketergantungan dan persatuan dunia.


    c. Thomas L. Friedman
    Globalisasi memiliki Dimensi Ideologi dan Teknologi. Dimensi Ideologi, yaitu kapitalisme dan pasar bebas, sedangkan Dimensi Teknologi adalah teknologi informasi yang telah menyatukan dunia.


    d. Princeton N. Lyman
    Globalisasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat atas saling ketergantungan dan hubungan antara negara-negara di dunia dalam hal perdagangan dan keuangan.


    e. Leonor Briones
    Demokrasi bukan hanya dalam bidang perniagaan dan ekonomi namun juga mencakup globalisasi terhadap institusi-institusi demokratis, pembangunan sosial, hak asasi manusia dan pergerakan wanita.









    Baca Selengkapnya ....

    DAMPAK POSITIF & NEGATIF GLOBALISASI DI BIDANG HANKAM

    Posted by Unknown Selasa, 22 Januari 2013 0 komentar


    BAB I
    PENDAHULUAN


    A. Latar Belakang


    Era globalisasi membawa berbagai perubahan yang menyentuh sampai pada dasar kehidupan manusia. Perubahan tersebut disebabkan oleh perjuangan Hak Asasi Manusia (HAM), pelestarian lingkungan hidup serta peningkatan kualitas hidup. Corak masyarakat globalisasi terus bertambah, dari masyarakat pasca industri, pencapaian tujuan dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan cenderung semakin dibutuhkan oleh penguasaan teknologi dan informasi.
    Pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat, persediaan bahan pangan, bahan energi dan bahan industri strategis semakin langka serta kesenjangan penguasaan teknologi semakin lebar menimbulkan kencenderungan yang memperuncing perbedaan kepentingan antar negara dan pada gilirannya dapat menimbulkan konflik antar negara.


    Kemajuan bidang teknologi informasi, komunikasi dan transportasi, serta makin menonjolnya kepentingan ekonomi dan perdagangan yang telah mendorong terwujudnya globalisasi, memberi peluang terjadinya infiltrasi budaya Barat sebagai ukuran tata nilai dunia. Tidak jarang terjadi, demi kepentingan ekonomi, suatu negara terpaksa menerima masuknya budaya Barat yang belum tentu sesuai dengan situasi dan kondisi negara itu sendiri dan berakibat pada pola pikir dan pola tindak yang ditandai dengan pemikiran Negara Federasi, menurun-nya rasa sosial dan semangat ke-bhineka-an yang mengarah pada disintegrasi bangsa dan pelanggaran hukum serta pola hidup individualisme dan konsumerisme yang bertentangan dengan pola hidup sederhana dan semua itu bertentangan dengan nilai-nilai budaya asli bangsa Indonesia yang digali dari Pancasila.


    Untuk membangun bangsa Indonesia menjadi bangsa yang tangguh, budaya nasional perlu dibina dan dikedepankan agar dapat berfungsi sebagai pemersatu anak bangsa, karena tidak ada bangsa yang berhasil maju kecuali maju sebagai satu kesatuan yang utuh, tidak terpecah-pecah dalam mempertahan-kan jati diri dan budayanya.


    Kebudayaan nasional perlu dibina sebagai langkah persatuan dan kesatuan bangsa melalui perangkat nilai budaya yang dimiliki. Nilai-nilai budaya tersebut harus disosialisasikan dan diinternalisasikan kepada warga negara Indonesia untuk dijadikan pedoman bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
    Perwujudan pengembangan budaya bangsa Indonesia untuk mendukung pertahanan negara perlu konsepsi yang jelas dan dirumuskan dengan mempertimbangkan segi teori, keinginan masyarakat Indonesia dan keinginan tokoh-tokoh masyarakat.
    Diharapkan pemerintah, tokoh masyarakat serta masyarakat Indonesia dapat memberikan dukungan guna mengendalikan kondisi moral bangsa Indonesia agar tetap dalam kerangka nilai-nilai luhur budaya bangsa Indonesia. Tulisan ini diharapkan dapat menghasilkan suatu konsepsi penanggulangan pengaruh negatif globalisasi pada nilai-nilai budaya bangsa yang tertuang dalam kebijakan, strategi dan upaya-upaya yang dapat diimplementasikan dalam hidup berbangsa dan bernegara.




    B. Tujuan

    · Memberikan pengetahuan kepada siswa tentang pengertian globalisasi.
    · Menjelaskan kepada siswa bagaimana proses globalisasi terjadi.
    · Menerangkan apa itu globalisasi di bidang pertahanan dan keamanan.
    · Menjelaskan dampak positif globalisasi di bidang pertahanan dan keamanan.
    · Menjelaskan dampak negatif slobalisasi di bidang pertahanan dan keamanan.
     

    C. Manfaat
     

    · Siswa dapat mengetahui pengertian globalisasi.
    · Siswa dapat mengetahui bagaimana proses globalisasi terjadi.
    · Siswa dapat mengetahui seperti apa globalisasi di bidang pertahanan dan keamanan.
    · Siswa dapat mengetahui dampak positif globalisasi di bidang pertahanan dan keamanan.(Hankam)
    · Siswa dapat pula mengetahui dampak negatif globalisasi di bidang pertahanan dan keamanan.(Hankam)
     

    D. Rumusan Masalah
     

    · Apakah pengertian globalisasi?
    · Bagaimanakah proses globalisasi terjadi?

    · Seperti apakah globalisasi di bidang pertahanan dan keamanan itu?
    · Apakah dampak positif dari globalisasi di bidang pertahanan dan keamanan?
    · Apakah dampak negatif dari globalisasi di bidangpertahanan dan keamanan?




    BAB II
    PEMBAHASAN



    A. Pengertian Globalisasi


    Globalisasi bersasal dari kata globel, yang merupakan suatu proses suatu tatanan, aturan dan sistem tertentu yang berlaku bagi bangsa-bangsa lain di dunia. Sementara itu, ada pula yang mengartikan globalisasi merupakan suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas.


    Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa- bangsa di seluruh dunia. (Menurut Edison A. Jamli dkk.Kewarganegaraan.2005)


    Menurut pendapat Krsna (Pengaruh Globalisasi Terhadap Pluralisme Kebudayaan Manusia di Negara Berkembang.internet.public jurnal.september 2005). Sebagai proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain- lain. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. Dewasa ini, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia.Oleh karena itu globalisasi tidak dapat kita hindari kehadirannya.


    Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan lain- lain akan mempengaruhi nilai- nilai nasionalisme terhadap bangsa.

     

    B. Proses Globalisasi


    Globalisasi yang hakikatnya membawa kita ke ruang lingkup atau tatanan kehidupan yang mengglobal dan dapat diibaratkan seperti udara yang bergerak cepat dan kesegala penjuru arah. Ia bergerak dari satu ruang ke ruang lain dan meluas. Tidak terbatas. Proses Globalisasi berlangsung dimulai dengan ditemukannya alat komunikasi dan transportasi modern seperti telepon, radio, telegrap, televisi, serta mobil di akhir abad 19. Dengan kemajuan teknologi dan informasi tersebut, orang mudah menyampaikan informasi dan berkembangannya dari tempat yang satu ke tenmpat yang lainnya.


    Dari paparan di atas, maka jelas apa yang dilakukan oleh suatu Negara dapat dengan mudahnya diakses oleh Negara lain di seluruh dunia. Perkembangan sarana dan prasarana ini ditopang pula dengan adanya pesawat terbang sebagai sarana transportasi, serta satelit sebagai alat komunikasi dan internet untuk mengakses peristiwa atau kejadian yang terjadi di seluruh dunia yang mengakibatkan proses globalisasi begitu cepat. Maka akan terjadi kontak secara langsung antar negara-negara. Kotak langsung tersebut mengakibatkan nilai-nilai sosial budaya dari suatu bangsa akan terbawa dan saling mempengaruhi satu sama lain. Proses ini dapat dinamakan proses globalisasi.


    Sejalan dengan penemuan-penemuan bidang komunikasi dan transformasi oleh Negara-negara Eropa dan Amerika sebagai sumber dan arah jalannya globalisasi, seakan-akan semua dikendalikan oleh mereka. Negara-negara itulah yang paling berpengaruh di kancah kehidupan dunia.

     

    C. Globalisasi di Bidang Pertahanan dan Keamanan


    Pengaruh globalisasi di bidang Hankam sangat nampak terutama pada industri-industri pertahanan sebagai tatanan segenap potensi industri nasional baik milik pemerintah/swasta, yang mampu secara sendiri atau kelompok, untuk sebagian atau seluruhnya menghasilkan alat peralatan Hankam serta jasa pemeliharaan guna kebutuhan pertahanan keamanan negara.


    Negara-negara industri persenjataan seperti Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Rusia, Cina dan sebagainya, telah berupaya selalu memperbaharui jenis, bentuk dan kemampuannya untuk kepentingan pertahanan negara. Tidak sedikit negara-negara lain seperti Iran, Israel, India, Pakistan, Korea Utara dan sebagainya juga telah berupaya untuk membuat persenjataan-persenjataan yang semakin disempurnakan, bahkan belakangan muncul isu-isu senjata nuklir yang masih menjadi polemik.


    Bidang-bidang industri pertahanan dan keamanan khususnya negara Indonesia, telah berupaya melakukan kerja sama dengan negara-negara lain baik untuk kepentingan TNI Darat, Laut, Udara maupun Kepolisian Negara sebagai berikut :


    1. Sistem senjata meliputi platform (udara, laut dan darat), senjata dan bahan peledak danpropellant.


    2. Sistem Komando, Kendali, Komunikasi dan Informasi (K3I).


    3. Untuk Platform Udara, dalam melakukan pengalihan teknologi atas dasar lisensi, PT. IPTN telah memproduksi platform pesawat bersayap tetap NC212 di bawah lisensi dari Constructiones Aeronauticas SA (CASA), Spanyol; platform Helikopter tipe NBO-105 di bawah lisensiMeserschmitt-Bolkow-Blohm (MBB), Jerman Barat; Helikopter Puma NSA-330 dan Super Puma NAS-330 di bawah lisensi Aerospatiale, Perancis; helikopter NBell-412 lisensi dari Bell Textorn Inc, USA; dan Helikopter NBK 117 lisensi dari MBB-Kawasaki.


    4. Bentuk kerjasama lain dalam bidang Hankam adalah offset dengan General Dynamics USA sehubungan dengan pengadaan pesawat jet tempur F16. Demikian juga program offset denganBritish Aerospace Co dalam pengadaan rapier serta kerjasama dengan Boeing dan Fokker dalam menyediakan bagian pesawat untuk produksi Boeing dan Fokker yang dikaitkan dengan pembelian pesawat-pesawat oleh Garuda dan Merpati.


    D. Dampak Positif Globalisasi di Bidang Pertahanan dan Keamanan


    a. Semakin menguatnya supremasi hukum, demokratisasi, dan tuntutan terhadap dilaksanakannya hak-hak asasi manusia.


    b. Menguatnya regulasi hukum dan pembuatan peraturan perundang-undangan yang memihak dan bermanfaat untuk kepentingan rakyat banyak.


    c. Semakin menguatnya tuntutan terhadap tugas-tugas penegak hukum yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.


    d. Menguatnya supremasi sipil dengan mendudukkan tentara dan polisi sebatas penjaga keamanan, kedaulatan, dan ketertiban negara yang profesional.


     

    E. Dampak Negatif Globalisasi di Bidang Pertahanan dan Keamanan


    a. Peran masyarakat dalam menjaga keamanan, kedaulatan, dan ketertiban negara semakin berkurang karena hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab pihak tentara dan polisi.


    b. Perubahan dunia yang cepat, mampu mempengaruhi pola pikir masyarakat secara global. Masyarakat sering kali mengajukan tuntutan kepada pemerintah dan jika tidak dipenuhi, masyarakat cenderung bertindak anarkis sehingga dapat mengganggu stabilitas nasional, ketahanan nasional bahkan persatuan dan kesatuan bangsa.






    BAB III
    PENUTUP



    A. Kesimpulan
     

    Dapat disimpulkan globalisasi itu pertama menunjukkan adanya suatu proses terbentuk atau dibentuknya suatu tatanan, aturan atau sistem tertentu dan berlaku bagi bangsa-bangsa di seluruh dunia. Sehingga tidak dikenal mengenai batas-batas wiayah, aturan lokal atau regional maupun kebijakan dari suatu Negara atau pemerintah yang dapat mengurangi ruang gerak masuknya nilai, ide, pikiran atau gagasan yang dianggap sudah keinginan masyarakat dunia. Globaisasi ini berlaku di semua bidang atau aspek politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamana dan sebagainya.


    Globalisasi khususnya di bidang pertahanan dan keamanan banyak menguntungkan bagi negara kita, namun perlu pula disadari bahwa globalisasi tersebut bukan hanya berdampak positif namun juga berdampak negatif. Oleh karena itu, perlu adanya sikap selektif dalam menyikapi globalisasi yang terjadi di segala bidang tersebut.


    B. Saran
     

    Globalisasi boleh saja terus berkembang, namun kita sebagai bangsa yang memegang teguh budaya Timur harus mempunyai sikap selektif terhadap segala dinamika yang terjadi. Usaha-usaha yang dapat kita lakukan adalah :


    1. Peningkatan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
    2. Peningkatan penghayatan dan pengamalan pancasila.
    3. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat.
    4. Peningkatan pendidikan.
    5. Peningkatan kualitas produksi dalam negeri agar dapat bersaing.
    6. Peningkatan penguasaan teknologi mutakhir.
    7. Peningkatan kinerja dan etos kerja yang tinggi.







    Baca Selengkapnya ....
    Trik SEO Terbaru support Online Shop Baju Wanita - Original design by Bamz | Copyright of download mp3 cutter.